how far can u see..?

May 26th, 2008 by baihaqy

…everyone lives bound by their own
knowledge

..that’ called reality..

but knowledge and awareness are vague
and perhaps better called illusion..

everyone lives within their own
subjective interpretation..

dont u think??



how far can u see………??

I wanna call u..God..

April 10th, 2008 by baihaqy

I dont know….

Im so confuse tonite…about all that happen in my life…
I have a big..big “?” in my head..
i face a problem that i cant solve alone by my self…
N thats not been managed appropriately..

..They have no idea about that…

Huff…

..Tonite..
All i wanna do is to call U God..

But unfortunately,i dont even know Ur number..

cicilan-ku..

December 29th, 2007 by baihaqy

Bangkok..kota yang selang beberapa waktu lalu sempat aku kunjungi diwaktu yang hampir mendekati penghujung waktu akhir tahun..yeah..almost year-end..

Hee,satu lagi cicilan untuk membayar cita-cita besarku..sebuah impian untuk bisa menikmati keindahan alam diseluruh dunia..alias..keliling dunia pakk..!!

Secara umum, (sejauh yg aku liat..) bangkok tidak terlalu jauh berbeda dari jakarta..panas?…iya!..banjir?..iya!….macet?…juga iya!!…polisinya juga suka ambil pajak dari pengguna jalan secara liar (nilang orang seenak udelnya..)..hampir sama-lah poko’nya…kecuali, Jakarta masih satu langkah dibelakang bangkok..disana macetnya masi tertib..ga kaya jakarta yang sembrudul gitu…

Kesadaran orang situ cukup baik sih, ga ada orang nyebrang sembarangan..penanganan lalu lintasnya jg cukup baik..ada sky-train ato biasa disebut mono-rail(aneh juga disebut mono-rail,pdhl bukan..),mungkin buat ngurangin jumlah orang naek mobil/motor..bandingin sama jakarta yang bikin bus-way yang ga efektif sama sekali..trus ada papan-papan elektron yang ngasi info jalan mana yang macet sama yang engga..sebenernya sama kaya jakarta, mungkin pemerintahnya g nyangka pertambahan kendaraan bermotornya bisa membludak sampe kae gitu,jadinya macet total dibeberapa sektor tertentu..

Banjir juga, pemerintahnya rela buka dompet buat ngebenahin kasus ‘banjir tak kunjung reda’ dengan mengerahkan pompa-2 air kapasitas super besar…hasilnya bisa keliatan tuh..walopun efeknya tanah kota bangkok turun 3cm tiap taun gara2 ini..yah, semua ini mungkin karna pemerintah disana memposisikan negara Thailand sebagai negara tujuan wisata yang bisa diliat baik dimata internasional..makanya, pemerintahnya serius banget memoles wajah Muang-thai….devisa negara ini mayoritas dari pariwisatanya (sekitar 60%)

padahal nih..di Thailand Cuma ada empat tujuan utama wisata..serius cuma empat men!!..kalah jauh ya sama negara kita..ada chiang-mai,phuket yang abis kena tsunami itu,pattaya sama bangkok sendiri…hebatnya mereka bisa mengelola tempat2 tersebut dengan sangat baik..malah sekarang mau disiapin satu pantai lagi dibelakang pattaya buat tujuan wisata lagi..gila yah??..malah, pattaya yang dijadiin jagoan(setelah phuket)..pantainya kalah jauh sama pantai-pantai diBali..pasirnya dikit banget,jadi kaya’ bukan pantai..sama sempu juga kalah kali..

oya, di thailand musti selektif liat cewe,hehe…walopun disana cewenya cakep2 (blasteran china jawa) tapi banyak banget “siluman”nya alias bencong..huaaaaa…sumpah,banyak banget..dari yang cakep banget sampe yang ancur banget ada disini..dari yang langsing sampe yang goendut juga ada..apalagi di pattaya..hiii..malah di show penyiksaan(baca=bencong show) di pattaya, ada bencong yang mirip sama maria ozawa,bheeeeh…ratu bencongnya malah lebih cakep..buseth..

dengan materi wisata yang minim gitu,Thailand sanggup bikin negaranya jadi negara tujuan wisata yang diperhitungkan,bahkan masuk daftar 15 negara yang wajib dikunjungi 2008….di bangkok aja sampe bikin2 show spektakuler berteknologi david copperfield, yang ’nurut aku lebih bagus dari tiger show,heee…sebuah pertunjukan seni bernama siam niramit show yang bisa menampilkan wajah Thailand dengan baik dan memukau..disitu juga keliatan kalo banyak budaya Thailand yang hampir sama dengan Indonesia..angklung,wayang bahkan salah satu jenis pempek palembang bernama lenggang disitu juga ada tapi pake nama laen..wiih…tapi wajar aja, dulu Thailand juga bagian dari Nusantara juga sih..bagian dari kerajaan mojopahit..trus bagian dari Sriwijaya juga…di bangkok selatan di daerah siam malah banyak orang semarang..Cuma bedanya mereka bisa ngejual kebudayaan itu..bisa ngebikin negara bangga dengan kebudayaan itu..lha kalo indonesia,budayanya disimpen sebagai budaya peninggalan leluhur..orang indonesianya aja banyak yang ga tau tentang kebudayaannya sendiri,apalagi orang bule..tar tau2 direbut sama malaysia,kaget..trus demo..trus baru ngerancang draft antisipasinya..huff..(malaysia juga tau diri dong,hehe..)

beside of that…yang bikin saya bener-2 salut..Thailand bisa bikin rakyatnya punya nasionalisme yang tinggi..bisa bikin rakyatnya bangga menjadi orang thailand..beda bgt sm indonesia yang pengen jd orang bule..pengen jd orang jepang..pengen punya barang2 import..pengen punya pacar import..pengen bisa maen musik luar negri..produk lokal malah diketawain…weleh..weleh..malah ada temen saya yang bilang:mendingan kita dijajah sama inggris aja ya…whew..bener2 ga ada kebanggan jadi orang indonesia……..dijepang,orang2nya bangga bisa makan daging sapi lokal dibanding daging sapi import..harganya juga lebih mahal….coba kalo di indonesia, makan steak daging import asli dari texas aja kepalanya udah gede banget..kalo di Thailand banyak banget tulisan2 “long live the king” yang secara ga langsung bisa membangkitkan rasa nasionalis….

tapi Indonesia masi tetep lebih baik koq…moga2 isu visit Indonesia year 2008 beneran kejadian yah…

saran saya kalo ke Thailand jangan sama keluarga d..sama temen2 aja..soalnya disana tu tempatnya hiburan malam..masa mau liat "tiger show" bareng papa-mama si?..hehee..

……………………………………………………………………cicilan selanjutnya kmana yah?..amiin..

Uji Rasionalitas Bangsa

March 7th, 2007 by baihaqy

Pernahkah terpikir oleh kita bahwa bangsa kita dibangun oleh mental peniru dan penjiplak??..jangan dulu melihat barang-barang bajakan made in Indonesia sebelum kita melihat lebih jauh pada perilaku individual bangsa ini dalam melakukan usahanya..rasanya setiap jenis usaha yang menghasilkan uang banyak dan berhasil wajib ditiru, walaupun dengan mengabaikan harga diri atau etika moral masyarakat..lihat saja pengemis yang semakin menjamur di setiap perempatan ibu kota, tentu saja karena pekerjaan tersebut punya omzet yang lumayan bagi masyarakat kelas bawah..di jalan gejayan jogja isinya cuma ada tenda pecel lele tanpa ijin..di jalanan kota bogor penuh sesak dengan angkot berwarna biru dan ijo..penebang hutan liar keliaran dimana-mana di hutan Kalimantan..yah, disetiap usaha yang berhasil dan menghasilkan duit banyak akan memunculkan duplikasi usaha yang tidak tanggung-tanggung banyaknya dan tanpa memikirkan nasib orang lain serta keuntungannya di masa depan..yang ada Cuma ego pribadi dari setiap individu Indonesia..bahkan secara ekstrem pejabat Negara meniru kegiatan “korupsi uang rakyat” dengan sangat sukses dan sempurna tanpa pernah tau siapa Bapak Korupsi Indonesia yang sebenarnya..huff..mungkin mereka udah punya “The  Corrupt Management Hand Book for beginner” yang tidak boleh dijual di Gramedia…..hehe,,mungkin semua ini karena Rasionalitas bangsa ini diukur hanya berdasarkan Uang Dan Materi..jadi sebagian besar orang Indonesia berlomba-lomba mencari duit banyak-banyak….

itu baru dalam konteks usaha aja..yang laen-laen masi banyak d kaenya,hehehe…
yah..mari kita bangun Indonesia tercinta ini bareng-bareng yah…
…God Bless Indonesia-lah pokoknya..
Gimana menurut kalian?[]

hidup dalam tujuan

February 18th, 2007 by baihaqy

Niat … saya yakin bahwa setiap orang berkegiatan dengan niat atau tujuan khusus dalam pikirannnya, purposive behavior, seperti tertulis dalam buku psikologi belajar yang saya lupa siapa yang mencetuskan teori ini. Motivasi adalah sebuah kembangan yang mengalir begitu saja dari sebuah tujuan, ketika Superman mengangkat seorang anak kecil dengan tujuan untuk menyelamatkannya dari laju kencang sebuah truk. Pengarang Superman menulis cerita tersebut bertujuan untuk mewujudkan impiannya menjadi seorang super. begitu juga dalam pergaulan…..
Setiap orang mengembangkan tujuan berinteraksi dengan orang lain secara personal, saya menyapa dengan tulisan ini yang bertujuan untuk mengenalkan pemikiran saya…aneh bukan?..atau kamuh menyapa teman kamu hanya karena kamu ingin menyapanya atau bersikap ramah terhadapnya itu adalah suatu tujuan. Tujuan interaksi tercetus secara sadar atau tidak sadar, secara sadar seseorang menyapa orang yang lain, untuk meminjam pulpen, menyatakan perasaan, dan laenlaen. Sadarkah, bahwa kita diatur oleh tujuan..dalam suatu lingkaran interaksi manusia, kita hanya berkenalan dan berinteraksi dengan siapapun yang menjadi tujuan kita. Dari semua orang yang kita lewati sehari-hari,berapa orang yang kita sapa?padahal kita tahu wajah orang-orang tersebut. Menyapa seseorang yang kita kenal hanyalah perwujudan dari eksisitas manusia di dunia, sebuah perwujudan dari tujuan. Manusia yang tidak eksis adalah manusia yang tidak mempunyai kepentingan apapun didunia ini, sehingga dalam dirinya tidak terbentuk suatu tujuan apapun. Mungkin itu adalah orang yang paling baik didunia, yang tidak punya niat buruk apapun, orang yang telah tercukupi secara mental, tidak ada emosi…lalu, apa untungnya menjadi orang baik?..seorang pencuri mencuri dompet karena dia bertujuan untuk memiliki isi dompet tersebut yang akan dipakainya lagi untuk tujuan-tujuan lainnya, ketika mengambil dompet, jantungnya berdetak keras, secara tidak sadar lagi dia mengkamuflasekan tangannya dengan sebuah jaket agar tidak ketahuan, terus begitu….berpikir keras agar tujuannya tercapai. Ketika tercapai, pencuri tersebut merasa puass sekali…proses pencapaian tujuan itulah yang secara tidak sadar kita nikmati di dunia ini, dan kita melakukan hal itu setiap kita melakukan sebuah kegiatan, yang artinya kita menikmati proses tersebut setiap saat, sadar atau tidak sadar. Lalu apakah pencuri dapat dikatakan seorang yang buruk? Padahal dia hanya melakukan seperti yang kita lakukan, yah dengan cara yang berbeda, dan salah lagi…kita semua hanya dihakimi oleh peraturan-peraturan lingkungan, norma-norma yang berlaku, itu hasil dari tujuan juga kan? Ketika seorang manusia merasa dirinya tidak mempunyai tujuan untuk menyapa orang lain, orang lainpun merespon hal yang sama dengan dirinya. Sehingga baik dirinya maupun orang lain tidak terhubung suatu tujuan tertentu dan pada akhirnnya terlupakan. Orang berinteraksi, saya menyapa kamu, kamu menyapa dia, lalu menyapa dia yang lain sampai kamu menyapa saya lagi semuanya masuk dalam sebuah lingkaran interaksi dalam satu tujuan yang sama, menyapa orang yang satu dan mengabaikan orang yang lain.
Tidak ada seorang-pun pecundang didunia ini, yang ada hanyalah penempatan yang salah dari orang-orang yang mempunyai tujuan berbeda dengan komunitasnya. Seorang pembohong-pun akan menjadi pembohong yang hebat dalam komunitas pembohong, sebaliknya seorang jujur dan baik akan menjadi seorang pecundang dalam komunitas pembohong. Komunitas yang baik adalah komunitas yang memiliki anggota dengan tujuan yang sama, idealisme yang sama sehingga penghormatan akan muncul dengan sendirinya antar sesama. Secara naluriah, orang akan mencari orang lain yang bertujuan sama dengannya, dalam kebutuhannya berinteraksi. Tidak ada seorangpun manusia didunia ini yang tidak berinteraksi, bahkan jika seseorang tidak menemukan dan berkali-kali gagal dalam menemukan orang lain yang bertujuan sama dengannya, orang tersebut akan menggunakan kemampuan kognitifnya untuk berinteraksi, yaitu berimajinasi atau berinteraksi dengan imajinasinya sendiri, fungsinya tidak lain adalah untuk mewujudkan tujuannya. Dalam kasus ini banyak orang yang terlena dalam pemikirannya sendiri sehingga memunculkan imajinasinya untuk masuk kedalam area nyata dalam hidupnya, lalu muncullah penyakit-penyakit jiwa seperti schizofrenia dan lain-lain(walopun sebenernya ga sesimpel itu yak?). Sebenarnya mencari tahu tujuan, memenuhi keinginan dan serta menetralisasikan tujuan bagi setiap orang adalah sangat penting sekali. Mengingat pemenuhan tujuan tidak lain adalah sebuah insting manusia untuk hidup dengan cara-cara yang dimungkinkan olehnya. Manusia dihidupkan oleh tujuan dan hidup adalah tujuan itu sendiri. Yah..walaupun kadang cara pemenuhan tersebut menyalahi norma yang berlaku didunia ini. Terlepas dari semua ini.. tidakkah terbesit pemikiran bahwa semua orang diserahi tanggung jawab yang berkembang secara tidak sadar, semua orang diberi pilihan, dan semua orang diberi sebuah jawaban, yang semua itu diberikan oleh lingkungan yang kita temui sehari-hari tanpa kita bisa mengontrolnya….lalu siapa yang memberikan kepada kita lingkungan yang seperti sekarang? Kenapa kita tumbuh berkembang seperti sekarang ini? Kenapa kita tidak bisa memilih hidup? Kenapa kita punya tanggung jawab yang berbeda-beda? Kenapa kita harus berjuang untuk hidup? Adakah sebuah tujuan besar yang dimiliki oleh semua manusia didunia ini?yang bisa meminimalisasikan perbedaan dan membuat hidup ini terasa lebih nikmat?
Karena itu, jangan pernah kehilangan tujuan..dan jangan pernah menyerah dalam mencapai tujuan……oke??
…hufffff…..entah kenapa saya menjadi yakin bahwa semua ini ada yang mengatur………………………………………………………………………………………………………………..

M.A. Baihaqi